17 Juli 2009
Hari ini semua media -TV, RAdio, online- membicarakan hal yang sama. Ledakan bom di Ritz Carlon dan Marriot, yang berimbas pada pembatalan kedatangan tim Manchester United ke Jakarta. Tiba-tiba gua tidak kepengen lagi menulis tentang apa yang terjadi dan apa yang dibicarakan karena seharian mantengin TV di kantor bersama teman-teman (maklumlah di kantor gua TV bergelantungan di mana-mana) membuat gua terlalu mashgul dan berduka untuk Nusantara. Kenapa ya negara kita tidak henti-hentinya mendapat musibah?
Gua juga tidak pengen mendeskripsikan bagaimana kondisi korban-korban bom, baik yang tewas maupun yang terluka karena terlalu miris untuk diingat. Ketika di TV diperlihatkan detik-detik bom meledak, di mana ada seorang pria bersetelah jas membawa koper hitam, berjalan masuk ke Airlangga Restaurant, tempat bom meledak, dan 1 orang sekuriti berjalan menuju ke lantai tengah, dan setelah itu 40 detik kemudian.. BUUUUM.. yang terlihat adalah kaca pecah dan asap mengepul, hati ini nyeri. Oh Tuhan kenapa ada yang sampai begitu tega?
Yang paling menyedihkan adalah ketika gua melihat list korban di TV dan online, ada 1 nama yang gua sangat kenal dari ciri-ciri yang disebutkan. MARIKO… Gua kenal baik orang ini, tapi masih ragu apakah benar dia MARIKO yang gua kenal. Sampai akhirnya ada yangmengkonfirmasi bahwa benar dia adalah MARIKO, salah satu client gua, wanita Jepang pekerja keras yang sangat helpful terhadap semua orang, menjadi salah satu korban ledakan bom. Dia dirawat di RS MMC. Dengan berbagai cara, gua mencari jalan untuk mencari tahu keadaannya. Lewat seorang yang kenal dia, akhirnya gua berhasil berbicara dengan Mariko. Dia baru selesai dioperasi dan suaranya terdengar sangaaat lemah.
Thank God keadaannya sudah membaik. Segera gua order bunga untuk dikirim ke dia dan nanti gua ingin meluangkan waktu menjenguk dia apabila sudah diperbolehkan.
Sampai detik ini, pembicaraan di semua media masih sama. Korban bom, MU yang ga jadi datang, kerugian yang mencapai 30-50 miliar, koq bisa sampai-sampai pelaku bom itu bisa lolos masuk ke hotel international, siapa dalang dari semua ini, komentar SBY yang kog mendebarkan ya, dll…
Jakarta menangis….Nusantara berduka…. Semoga Tuhan terus melindungi bangsa dan negara ini dari segala ancaman dan bahaya…